UPAYA PEMBIASAAN BASARAH PADA GENERASI MUDA DI DESA HAYAPING KECAMATAN AWANG KABUPATEN BARITO TIMUR
Abstract
Keluarga merupakan wadah utama dalam pembiasaan Basarah pada anak atau generasi muda dari sejak lahir, dimana pembiasaan pertama kali dilakukan dirumah. Keluarga merupakan lingkungan pertama dimana perilaku dibentuk yang kemudian nantinya diteapkan dimasyarakat. Dalam hal ini orang tua memiliki peran penting dalam pembiasaan pada anak atau genersai muda yaitu dalam proses pembiasaan Basarah atau beribadah. Upaya yang dilakukan orang tua dalam proses pembiasaan merupakan hal yang sangat dibutuhkan anak atau generasi muda untuk membiasakan melaksanakan Basarah. Dalam hal pembiasaan ini tidak terlepas dari upaya masyarakat Hindu, guru agama Hindu, penyuluh agama Hindu, dan majelis kelompok agama Hindu Kaharingan. Karena generasi muda hidup berdampingan dan hidup bersosial dengan banyak orang. Dalam hal ini upaya pihak-pihak yang terkait sangat dibutuhkan untuk menumbuhkan minat dan semangat generasi muda untuk terus melaksanakan Basarah. Dari latar belakang tersebut, maka dalam penelitian ini ada dua hal yang akan membahas, yaitu bagaimana upaya dalam pembiasaan Basarah pada generasi muda dan apa saja kendala yang dialami dalam pelaksanaan pembiasaan Basarah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana upaya dalam proses pembiasaan Basarah pada generasi muda dana pa saja kendala yang dialami dalam proses pembiasaan ini.
Metode dalam penelitian ini yaitu kualitatif, teknik penentuan informan yaitu purposive sampling, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan didapatkan hasil, orang tua merupakan tokoh utama dalam pembiasaan keimanan bagi anak atau generasi muda, upaya guru agama Hindu sangat berguna untuk pembiasaan Basarah bagi generasi muda karena guru merupakan tempat dimana generasi muda mendapatkan ilmu agama. Kemudian penyuluh agama Hindu dan majelis kelompok agama Hindu Kaharingan juga memiliki upaya yang sama dalam membina generasi muda agar terus semangat dalam melaksanakan Basarah. Maka kesimpulan dari penelitian uapaya yang dilakukan orang tua sangat penting dalam proses pembiasaan Basarah. Kemudian guru agama Hindu, Penyuluh agama Hindu, majelis kelompok agama Hindu dan masyarakat Hindu merupakan tokoh pendukung yang juga memiliki peran penting dalam upaya pembiasaan Basarah pada generasi muda Hindu.