UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA MELALUI PROBLEM BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS III SDN 4 MENTENG PALANGKA RAYA
Abstract
Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas(PTK). Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas III SDN 4 Menteng Palangka Raya, yang terdiri dari 32 orang siswa.Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 2 siklus yaitu siklus 1 dan siklus 2. Berdasarkan fakta dilapangan peneliti menemukan beberapa masalah seperti guru masih banyak menggunakan metode pembelajaran konvensional berupa ceramah dan latihan soal, aktivitas belajar siswa cenderung pasif, kurang berpartisipasi dalam diskusi, dan mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep dasar Matematika. Hal ini menyebabkan Motivasi belajar siswa menurun, dan mereka menganggap Matematika membosankan dan sulit. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa melalui problem based learning pada mata pelajaran matematika kelas III SDN 4 Menteng Palangka Raya.
Teknik pengumpulan data pada penelitian ini ialah dengan menggunakan observasi, kuisioner, dokumentasi.instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah meliputi lembar observasi guru, lembar observasi siswa, serta kuisioner aktivitas siswa.
Berdasarkan data yang diperoleh peneliti, menunjukkan bahwa adanya peningkatan pada hasil belajar siswa, aktivitas guru dan aktivitas siswa. Hal ini dapat dilihat dari nilai pratindakan untuk hasil belajar siswa yaitu sebesar 18,75%, dengan jumlah 6 siswa yang tuntas dan 26 orang siswa tidak tuntas. naik menjadi 53% dengan jumlah 17 siswa yang tuntas dan 15 orang siswa tidak tuntas pada siklus 1 Dan mengalami peningkatan yang signifikan setelah pada siklus II yaitu mencapai nilai ketuntasan 87,50% dengan jumlah 28 siswa yang tuntas dan 4 orang siswa tidak tuntas. Dan selanjutnya pada aktivitas guru juga terdapat peningkatan yang pada awalnya pada siklus I memperoleh nilai 3,5 kemudian meningkat pada siklus II memperoleh nilai 4. Aktivitas siswa pada siklus I memperoleh nilai 3,4 dan kemudian meningkat pada siklus II menjadi 4.
Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa model problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan aktivitas belajar siswa dikelas. model problem-based learning tidak hanya efektif dalam meningkatkan pemahaman materi pelajaran, tetapi juga mendorong keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Model ini memungkinkan siswa untuk lebih aktif, kreatif, dan kolaboratif, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan.