• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Fakultas Dharma Duta dan Brahma Widya
    • Program Studi Kepanditaan
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Fakultas Dharma Duta dan Brahma Widya
    • Program Studi Kepanditaan
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PERAN WADIAN DALAM PELAKSANAAN UPACARA WARA TIGA HARI TIGA MALAM PADA UMAT HINDU KAHARINGAN DI DESA KALAMUS KECAMATAN PAKU KABUPATEN BARITO TIMUR

    Thumbnail
    View/Open
    Full Text (5.059Mb)
    Date
    2024
    Author
    NUPRI, NUPRI
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Peran rohaniawan hindu dalam upacara tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain, dikarena pada proses pelaksanaannya rohaniawanlah yang berperan penting untuk memegang kendali serta memimpin upacara. Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito terkhusunya di kabupaten barito timur rohaniawan hindu kaharingan disebut dengan nama wadian. Wadian matei merupakan seorang yang memimpin upacara kematian umat hindu kaharingan terkhusunya di Desa Kalamus Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur. Upacara kematian terkhususnya di Desa Kalamus Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur disebut dengan upacara wara. Upacara wara merupakan upacara kematian tingkat akhir dalam kepercayaan umat hindu kaharingan. Upacara wara memiliki enam tingkatan antara lain sebagai berikut : a) Upacara wara satu hari satu malam, b) Upacara wara tiga hari tiga malam, c) Upacara wara lima hari lima malam, d) Upacara wara tujuh hari tujuh malam, e) Upacara wara sembilan hari sembilan malam, f) Upacara wara empat belas hari empat belas malam. Didalam penelitian ini peneliti mengambil Upacara tingkat yang kedua yaitu Upacara wara tiga hari tiga malam. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Peran Wadian Dalam Pelaksanaan Upacara Wara Tiga Hari Tiga Malam Pada Umat Hindu Kaharingan. Metode yang digunakam dalam dalam penelitian ini adalah deskriftif kualitatif dan lokasi yang digunakan bertempatkan di Desa Kalamus Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur. Teknik pengumpulan data yang digunakan: (1) Observasi (2) Wawancara (3) Dokumentasi. Wadian dalam upacara wara ada dua yaitu wadian tuha dan wadian panyahut, wadian tuha sebagai tokoh utama yang melantunkan mantra sedangkan wadian panyahut sebaga pembantu menirukan suara lantunan mantra. Didalam upacara wara membutuhkan seseorang yang mahir membuat sarana dan prasarana di Desa Kalamus Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur memiliki panggilan khusus yaitu kasame.
    URI
    https://repository.iahntp.ac.id/xmlui/handle/123456789/33
    Collections
    • Program Studi Kepanditaan

    DSpace software copyright © 2002-2022  LYRASIS
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    Atmire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2022  LYRASIS
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    Atmire NV