PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DENGAN MEDIA BHAGAVAD GĪTĀ BAGI GURU DI SDN DESA BASARANG JAYA
Abstract
Penelitian ini mengkaji pembelajaran pendidikan agama Hindu dengan menggunakan media Bhagavad Gītā, khususnya bagi guru di tiga Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang ada di Kecamatan Basarang. Latar belakang penelitian ini, karena adanya berbagai kendala yang dihadapi oleh guru Pendidikan Agama Hindu dalam menggunakan pustaka suci sebagai media pembelajaran, terutama dalam pengajaran kepada peserta didik di kelas VI. Secara khusus, materi mengenai pengenalan pustaka suci Bhagavad Gītā diajarkan dalam materi ajar "Mengenal isi pokok dari kitab Bhagavad Gītā sebagai tuntunan hidup" di kelas VI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, memahami, dan mendeskripsikan pemahaman, kesulitan, dan upaya yang dilakukan oleh guru Pendidikan Agama Hindu dalam menggunakan media Bhagavad Gītā pada peserta didik di tiga SDN Kecamatan Basarang.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu: 1) Teori Kognitif yang diperkenalkan oleh Jean Piaget, 2) Teori Perubahan dalam Pendidikan yang diperkenalkan oleh Michael Fullan, dan 3) Teori Konstruktivisme yang diperkenalkan oleh Lev Vygotsky. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data (display data), dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru tentang penggunaan Bhagavad Gītā sebagai media pembelajaran bervariasi, ada beberapa guru mengalami kesulitan dalam mengakses sumber daya yang memadai dan dalam menerapkan metode pengajaran yang efektif. Penelitian ini menemukan beberapa kendala utama yang dihadapi guru, seperti kurangnya pelatihan dan bimbingan dalam penggunaan Bhagavad Gītā, serta perbedaan latar belakang dan pemahaman peserta didik. Untuk mengatasi kesulitan tersebut, guru-guru di Kecamatan Basarang melakukan berbagai upaya, termasuk meningkatkan pengetahuan para guru tentang Bhagavad Gītā, mengembangkan dan menyesuaikan materi ajar, serta memanfaatkan teknologi dan sumber daya tambahan.